Silakan menempatkan Iklan Anda disini

Kamis, 03 Desember 2009

FISSURA ANI

FISSURA ANI (ANUS)

Dr. Heru Wiyono, SpPD

DEFINISI

Fissura Anus (Fissure in ano, Ulkus anus) merupakan suatu robekan atau luka dengan nanah pada daerah anus dekat perbatasan dengan kulit, luka sering terjadi pada bagian belakang walau terkadang – lebih jarang – juga dapat ditemukan pada bagian depan, lebih jarang lagi pada bagian samping (bila terjadi harus dipikirkan penyebab penyakit lain).

PENYEBAB

Umumnya disebabkan oleh cedera karena buang air besar yang keras dan besar.
Fissura menyebabkan otot melingkar (sfingter) dari anus mengalami kejang dan hal ini akan menyulitkan penyembuhan. Otot polos yang melingkari dubur berfungsi sebagai katup penutup sehingga kotoran bersifat padat, cair dan gas tidak keluar. Otot ini bersifat involunter, sehingga tidak dapat dipengaruhi oleh kehendak kita. Dalam keadaan duduk lama atau stress akan bertambah tegang, bila kemudian terdapat gangguan buang air besar akan mempermudah timbulnya luka pada selaput lendir.


Pada selaput lendirdekat perbatasan dengan kulit banyak terdapat saraf perasa (sensorik), sehingga bila ada luka kecil saja akan menyebabkan rasa sakit. Kemudian terjadi lingkaran setan (circulus vitiosus), otot polos semakin menegang dan pasien menjadi semakin takut untuk buang air besar sehingga menahan untuk BAB. Pada akhirnya pasien semakin menahan buang air besar , kotoran semakin keras dan luka semakin luas. Secara epidemiologi lebih banyak terjadi pada wanita, mungkin karena wanita lebih sering mengalami sembelit.


GEJALA

Fissura menimbulkan nyeri dan perdarahan selama atau segera setelah buang air besar.
Rasa nyeri berlangsung selama beberapa menit sampai beberapa jam dan kemudian menghilang sampai saat buang air besar berikutnya. Rasa sakit bisa sampai menyayat sedangkan perdarahan dapat terjadi walaupun tidak sebanyak pada wasir. Kadang-kadang terdapat peradangan di daerah luka sehingga terbentuk perianal abses dan akhirnya menjadi fistula (saluran).

Secara klinis ada jenis fissura ani :

1. Akut : Baru terjadi pertama kali atau belum lama berselang, belum terjadi penebalan dan penggantian menjadi jaringan ikat (fibrosis). Umumnya menyembuh dalam beberapa hari

2. Kronis : Terjadi berulang dalam waktu cukup panjang, sering terjadi penebalan pada daerah tepi dan sekitar luka, dapat terbentuk benjolan kenyal di sebut skintag pada benjolan bawah dan hipertrofi papilla pada bagian atas. Kadang-kadang disalahtafsirkan sebagai hemorid/wasir.


DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan di daerah anus, untuk membedakan dari hemoroid dan wasir, pada pemeriksaan colok dubur diagnosis hampir selalu dapat ditegakkan. Terkadang dapat juga ditemukan perdarahan, walaupun tidak sebanyak wasir.


PENGOBATAN

Bisa diberikan pelunak tinja (psilium), yang bisa mengurangi cedera karena buang air besar yang keras dan sulit. Pelumas berupa suppositoria (obat yang dimasukkan ke dalam dubur) juga bisa diberikan. Duduk berendam dalam air hangat selama 10-15 menit setelah buang air besar, mengurangi rasa tidak nyaman dan membantu meningkatkan aliran darah, sehingga membantu proses penyembuhan. Kapan dilakukan pembedahan? Hanya bila pengobatan lain tidak berhasil. Tapi perlu digaris bawahi tujuan utama terapi adalah untuk menghilangkan rasa sakit sehingga ketegangan otot polos berkurang sehingga luka dapat sembuh.


PENCEGAHAN


Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Perubahan gaya hidup juga dapat membantu, makan banyak mengandung serat dan banyak minum air putih untuk mempermudah BAB, juga menghindari makanan yang merangsang diare karena akan memperberat fissura ani. Anal fissura tidak pernah dilaporkan berubah menjadi suatu keganasan.




Selasa, 01 Desember 2009

TERAPI AIR HEXAGONAL Apakah bermanfaat?

TERAPI AIR HEXAGONAL


Apakah bermanfaat?


Heru Wiyono, dr., SpPD


Pemakaian air sebagai terapi telah lama dikenal bukan hanya di Indonesia tetapi juga di dunia. Di masyarakat penggunaan air sebagai media terapi sudah banyak kita dengar. Masih ingat geger air berkhasiat di Jombang?


Saat ini pemakaian air sebagai media kesehatan sudah banyak berkembang, mulai dari oxygenated water (air berkadar oksigen tinggi) sampai air hexagonal. Sebenarnya apakah manfaat bentuk bentuk air ini?

Hidup kita, bahkan planet kita , hampir 70% permukaan bumi terdiri dari air. 98% air asin dan hanya 2% air tawar. H2O adalah air yang kita minum. Sehingga timbul pameo “You are not just what You eat; you are what you drink”. Karena itu air amat penting untuk hidup kita.


Dalam keadaan cair, air terbentuk dari molekul yang mengalami pergolakan cepat, dengan ikatan hydrogen yang berubah secara terus menerus. Pada suhu kamar kondisi ini berubah secara konstan, sehingga timbul pendapat ikatan hydrogen yang labil ini sulit untuk terbentuknya air dalam bentuk tertentu seperti hexagonal atau bentuk apapun juga. Kalangan ini berpendapat; minum air putih beberapa gelas perhari dan mengurangi senyawa toksik seperti etanol, kafein dan obat penghilang rasa sakit, mengonsumsi banyak buah dan sayuran segar, serta mengurangi jumlah lemak dalam makanan sehari-hari, semua itu dapat mendukung hidup sehat.

Mereka yang mendukung manfaat air hexagonal meyakini, bahwa air hexagonal terdiri dari 6 molekul H2O yang secara konsisten terikat satu sama lain dalam bentuk cincin, bentuk ini menjadi dasar bentukan Kristal yang lebih besar. Selain itu diyakini bahwa air hexagonal dapat bergerak lebih leluasa dalam sel mahluk hidup, selain meningkatkan penyerapan nutrisi dan pelepasan sisa sisa metabolism, sebagian pengonsumsi air hexagonal merasakan badan lebih segar setelah beberapa hari atau minggu. Diyakini bahwa air hexagonal memilki ukuran molekul yang lebih kecil dan lebih leluasa keluar masuk sel mahluk hidup, selain itu juga diyakini dapat meningkatkan komunikasi intra seluler


Dalam artikel yang sama juga disebutkan bahwa kadar air dalam tubuh manusia menurun sejalan dengan pertambahan usia, hal yang sama terjadi juga pada kadar air hexagonal dalam badan. Dalam satu laporan penelitian di Jepang dengan menggunakan Magnetic Resonance Imaging menunjukkan terjadinya pengelompokan air hexagonal lebih banyak terjadi pada sel-sel sehat

Semua ini masih kontroversial dan memerlukan evaluasi serta pembuktian lebih lanjut. Tetapi bila kita kembali ke prinsip dasar bahwa tubuh kita amat memerlukan cairan untuk mengganti cairan yang hilang akibat aktivitas sehari hari, sehingga peranan air dalam kesehatan tidak dapat dipungkiri lagi. Air juga mengandung mineral yang diperlukan oleh tubuh seperti Natrium, kalium dan Calcium. Yang perlu diperhatikan adalah apakah air yang kita konsumsi sudah memenuhi prinsip higienitas? Apakah tidak terdapat senyawa yang bersifat toksik bagi tubuh kita? Air yang baik secara makroskopis tidak berwarna, tidak berbau dan tidak mengandung partikel (adanya partikel dapat dilihat dibawah cahaya). Juga prinsip higienitas, bila air yang diminum tidak terjamin kebersihannya, sebaiknya kita masak sampai mendidih sebelum diminum.


Penelitian menunjukkan pemberian placebo (pengganti obat) dapat mengurangi gejala klinis dan memberikan efek perbaikan pada 40% penderita dengan penyakit kronis. Dengan kata lain selama kita percaya suatu jenis pengobatan dapat membantu, umumnya akan memberikan perbaikan dalam gejala klinis. Dalam bahasa medis kita mengenal istilah sugesti. Peranan sugesti dalam kesehatan tidak dapat dipandang remeh. Masih ingat kasus batu bertuah dari Jombang?

Sampai saat ini masih ada kontroversi mengenai manfaat klinis air hexagonal, tetapi juga belum pernah dilaporkan efek samping atau negatif dari pemakaian air ini. Lalu bagaimana sebaiknya kita bersikap? Kita bisa kembali ke fakta bahwa air amat diperlukan untuk tubuh kita sehingga selama air yang kita konsumsi itu aman, tidak mengandung zat zat yang berbahaya dan higienis, konsumsi air sehari-hari memang amat penting bagi kesehatan.